Meninggalnya Mantan Presiden Soeharto
Telah meninggal Mantan Presiden Soeharto. Entah dari mana pemberian nama "Muhammad" pertama kali ada. Seingatku dulu nama Soeharto tidak ada Muhammadnya, baik di buku sejarah ataupun di pelajaran-pelajaran sejarah yang pernah aku pelajari. "Seluruh" bangsa Indonesia berkabung, dengan ditayangkannya prosesi pengambilan jenazah, press conference, sampai penguburan.
Orang besar itu sekarang sudah tiada. Tapi jasanya untuk membangun Indonesia luar biasa banyak. Mulai dari pengembangan teknologi, swasembada dan juga berbagai hal yang seolah tidak pernah dipikirkan sebelumnya, sehingga dulu ketika dipimpinnya Indonesia sejajar dengan negara-negara maju lainnya dan menjadi "Macan Asia". Tak perlu dipungkiri juga berkat pak Harto juga banyak orang-orang yang punya perasaan Nasionalis, sehingga dulu banyak orang yang cinta dengan negara Indonesia, dan dengan konspirasi tingkat tingginya pula, banyak orang yang mengira bangsa Indonesia adalah bangsa terbaik.
Seluruh pintu-pintu yang ingin merusaknya dari luar maupun dalam ditutup. Bahkan untuk menjaga kekuasaannya pun Presiden Soeharto benar-benar membuat barikade agar kekuasaannya aman dengan cara menguasai seluruh anggota legislatif. Alhasil dulu 80% anggota legislatif adalah dari didikan Pak Harto sendiri. Orangnya sangat otoriter dan disiplin, namun dia tidak pernah menganggap orang yang berada pangkat rendah. Makanya dulu ada perbedaan dalam masalah pangkat. Kalau dulu tukang becak tidak bisa memberikan surat ke Presiden, sekarang saja pemulung ditanggapi oleh presiden. Dulu ibaratnya Presiden itu adalah seorang raja.
Sudah 2 kali Indonesia dipimpin oleh seorang raja, walaupun dengan bentuk demokrasi. Yaitu Soekarno dan Soeharto. Kedua rezim ini tumbang, dan ketika salah satu tumbang, yang satu menghancurkan yang lain bahkan sampai kepada anak cucunya. Sebenarnya kedua rezim ini pengecut. Tak pantas memimpin sebuah bangsa, mereka tak punya ilmu apa-apa untuk menjalankan roda pemerintahan yang morat-marit, hanya berbekal uang sajalah mereka bisa melakukan segalanya. Pangkat dan jabatan membuat mereka kuat. Padahal yang dibutuhkan pemimpin yang pertama kali adalah ilmu. Makanya, setelah mereka lengser, yang ada hanyalah hujatan dari rakyat, dan hinaan. Dan hanya Allah-lah yang kemudian meredam mereka dengan diangkatnya ruh mereka ke Arsy.
Banyak sekali kenangan bersama pak Harto semasa hidupnya, diantaranya adalah adanya penataran P4 yang mana jauh sekali dari yang namanya P4. Juga tentang sejarah-sejarah yang telah ditulisnya, juga tentang kekuasaan-kekuasaan dan otoriter yang dibangunnya, yang menjadikan dia sebagai bapak pembangunan. Dia adalah satu-satunya Presiden dari rakyat jelata biasa. Berbeda dari seluruh presiden Indonesia yang kebanyakan dari kaum yang mampu. Pak harto hanya anak petani yang biasanya mengembalakan kerbau. Hingga kemudian ia masuk militer dan diangkat menjadi presiden. Seluruh status bangsawannya didapat dari istrinya Ibu Tien. Dan benarlah setelah ibu Tien wafat serasa ia sudah kehilangan hidupnya. Kesehatannya menurun dan kekuasaan pun hilang dari tangannya. Ibarat pepatah "Wanitalah yang menjadikan sebuah negara itu makmur, dan wanita juga yang menjadikan negara itu hancur".
Sekarang setelah Presiden Soeharto meninggal, banyak media yang meliputnya sampai 24 jam penuh siaran televisi-televisi lokal di Indonesia menyiarkannya. Bahkan sekarang ini selama 7 hari dijadikan hari berkabung dengan menaikkan bendera setengah tiang untuk menghormati pak Harto. Presiden yang punya senyuman khas ini meninggal tanggal 27 Januari 2008 pukul 13.10. Sebenarnya kondisi pak Harto sudah lama sekali diperkirakan bakal meninggal, mengingat terlalu banyak alat bantu yang dikenakannya, bahkan juga usia beliau yang sudah memang cukup tua. Usia rasululloh shallallahu’alaihi wa sallam ketika meninggal adalah kurang lebih 63 tahun, sedangkan pak Harto sudah sampai kepala 8. Jadi usia 80 tahun meninggal adalah hal yang wajar.
Apakah rakyat Indonesia bersedih? Ada yang bersedih dan ada yang nggak. Ada yang membuat konfontrasi, ada yang masih dendam dan ada yang tidak. Ada yang menghujat ada yang memaafkan. Sebenarnya bagaimana sikap kita kepada beliau?
Sesungguhnya kita itu memusuhi perbuatan Soeharto, bukan memusuhi orangnya. Hanyalah keadaan saja yang membuat kita harus melawan kejahatan pak Harto. Yang kita lakukan adalah memberi maaf sebesar-besarnya atas segala dosa yang dilakukannya. Yang tidak memberikan ma’af berarti ia tidak mengikuti jejak para salaf. Yang mana para salaf sangat berlapang dada dalam hal memberi maaf. Contohlah Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah rahimahulloh, yang mana ketika musuh beliau meninggal, beliau bertakziyah ke rumah musuhnya untuk berbela sungkawa sambil berkata, "Tabahlah kalian, sesungguhnya beliau adalah orang yang baik. Segala kesalahan yang telah dia lakukan kepada saya telah saya maafkan, dan semoga arwahnya diterima di sisi-Nya".
Inilah sifat-sifat Ahlussunnah wal Jama’ah, ketika musuh meninggal, maka kita berbelasungkawa kepada keluarganya. Walaupun kita sangat benci kepada orang tersebut. Sungguh mulia sekali sifat umat muslim. Sebagaimana rasululloh shallallahu’alaihi wa sallam juga berbela sungkawa kepada keluarga musuhnya yang mana musuhnya itu benar-benar membenci rasululloh shallallahu’aliahi wa sallam, bahkan sampai menghujat dan menyakiti beliau. Tapi beliau sabar dan malah memaafkan segala kesalahan mereka. Adapun kepada orang yang bersangkutan maka urusan dia dengan Allah.
Mungkin pak Harto adalah orang yang beruntung. Mungkin beliau sudah bertaubat dari segala kesalahannya. Kemudian beliau dimaafkan kesalahannya oleh semua orang. Sehingga lunas sudahlah dosa-dosanya diampuni oleh Allah, sedangkan kalau kita tetap menghujat dan tidak memaafkannya, maka dosa-dosa menghujat itu akan menuju kepada kita. Na’udzubillah. Sebenarnya memaafkan itu lebih baik daripada menghujat. Dan jadikan sabar dan shalat sebagai penolongmu. Ambillah hikmah dari kematian beliau. Ambillah yang baik dan jangan terlalu dibesar-besarkan yang salah. Sebab ketika pak Harto memimpin negeri ini sangat tertolong.
regards
Exblopz












